Skip to main content

Adil kah Indonesia di bandingkan dengan negara maju seperti Amerika Serikat, Inggris atau Australia?

Pada saat studi S1 saya di Amerika Serikat, teman saya sempat berkata "wah! Coba kalo di Indonesia, pasti udah ga karuan deh, mending di sini lebih disiplin." Pada saat itu, saya hanya meng"iya"kan perkataan teman saya itu. Setelah waktu berjalan, saya jadi berfikir, apa itu benar? apa itu adil membandingkan negara yang berkembang dengan negara yang sudah maju seperti Amerika Serikat?

Dengan kemajuan teknologi, media sosial dan media hiburan, masyarakat Indonesia seakan dapat mengetahui kehidupan di negara-negara maju seperti Inggris dan A.S. Dari sini, masyarakat mulai membandingkan Indonesia dengan negara-negara maju di dunia. Apakah ini adil untuk Indonesia di bandingkan dengan negara maju yang sudah cukup dewasa dan yang sudah mengalami banyak pengalaman jatuh bangun di negaranya? Jika di lihat dari sisi umur, Indonesia bisa di kategorikan sebagai negara yang masih sangat muda di bandingkan dengan negara-negara maju yang di pamerkan secara berlebihan. Kita lihat Amerika Serikat yang sudah berumur lebih dari 200 tahun, Inggris Raya yang tidak pernah di jajah oleh negara manapun, melainkan selalu menjajah pulau tak bertuan dan negara-negara lain, dua contoh negara hasil jajahan Inggris adalah Amerika Serikat dan Australia. Dari segi sejarah pun, A.S. dan Inggris bisa di bilang sudah mempunyai banyak pengalaman, dari runtuhnya perekonomian, krisis perang, krisis ketidak adilan dan lain sebagainya. Dan dari semua kesalahan dan pengalaman ini lah A.S. dan Inggris bisa dapat maju, dan Inggris pun sudah menjadi pelopor dari revolusi industri yang merubah perekonomiannya dan dunia secara drastis. 

Dari segi geografi, Indonesia terletak tepat di garis khatulistiwa dimana cuacanya hanya ada basah dan kering, sedangkan di negara-negara maju, memiliki empat musim. Secara geografis, Indonesia mendapatkan manfaat yang lebih karena suburnya tanah di Indonesia, segala tanaman dapat di tanam di Indonesia. Namun, secara iklim memang kurang memadai karena teriknya panas di saat musim panas, dan hujan yang luar biasa deras pada saat musim hujan, hingga Jakarta selalu mangalami banjir besar yang dapat melumpuhkan perekonomian di Jakarta. Tidak hanya Jakarta, kota-kota besar di negara maju kerap mengalami bencana alam juga, contohnya New York dan kota-kota yang berada di timur A.S. dengan badai salju hingga dapat melumpuhkan pasar sahamnya, dan juga kerap di hadang oleh badai yang datang dari timur laut. Jadi sebernya Indonesia dengan negara maju tidak terlalu beda jauh jika di lihat dari bencana alam yang di alami, keduanya rugi dan keduanya dapat lumpuh dengan alam. 

Banyak yang bilang di Indonesia - terutama Jakarta - masyarakatnya hobi jalan-jalan ke mall. Ini bisa di lihat dari sisi positif dan negatif, negatifnya tentu masyarakat menengah keatas mencari suasana yang sejajar dengan mereka, yang mereka merasa nyaman dan tidak perlu merasa berasalah kepada orang lain. Sisi positifnya...yaa, Jakarta memang cukup panas di siang hari, duduk atau jalan sebentar di teriknya panas Jakarta udah keringetan, padahal niatnya pengen santai-santai malah jadinya stress, jadi wajar donk klo larinya ke mall, soalnya dingin dan semua keperluan juga sudah tersedia di mall, bukan? dari ngopi yang murah sampe belanja tas harga juataan rupiah pun ada, di tambah fasilitas WC yang gratis. Sekarang, kalo mau di bandingin sama Inggris, orang Inggris memang suka jalan-jalan keluar karena cuacanya tidak se-terik di Jakarta, dan cuaca panasnya kadang hanya sebulan, sisanya sejuk dan lebih sering dingin. Di Inggris pun, orang-orangnya juga tidak pada keluar ruangan di saat musim dingin (kebalikannya Jakarta yaa....) karena dinginnya yang mengigit hingga menusuk tulang. 

Semuanya memang ada kelebihan dan kekurangnya, tapi jika kamu sudah memandang jelek negara Indonesia duluan tanpa berfikir secara kritis, yaa pastinya kamu akan selalu berfikir bahwa Indonesia itu jelek dan pastinya kamu akan mencari hal-hal yang membuat kamu lega akan kebencianmu itu, dan pada akhirnya membandingkan negara lain dengan Indonesia dengan membaca betapa hebatnya negara maju tersebut. Jika pandangan mu sudah jelek duluan, kamu pasti akan secara bias mencari informasi yang membuat Indonesia jelek, padahal kalau di pikir-pikir, banyak sekali yang bisa di banggakan dari Indonesia, contohnya Indonesia memiliki ribuan pulau dengan ribuan pantai yang indah, yang negara lain mungkin tidak punya (pastinya tidak ada di Inggris). Negara mana yang punya bahasa lebih dari 50? Negara mana yang mempunyai kultur sebanyak Indonesia? Negara mana yang sejarahnya se-kaya Indonesia?

Pada intinya - adil ga sih Indonesia dibandingkan dengan negara-negara maju di dunia? Tentu TIDAK! kenapa? karena Indonesia merupakan negara dunia ketiga dimana perekonomian masih sangat dinamis dan sangat fluktuatif, dimana angka inflasi masih di patok di atas 5% per tahunnya. Terus...Indonesia bisanya dibandingkan dengan negara mana donk? Pastinya dengan negara dunia ketiga juga, seperti Filipina, Vietnam, Thailand, Malaysia, Laos dan lain-lain. Kamu pasti akan merasa bersyukur kalau membandingkan Indonesia dengan negara dunia ketiga lainnya ;) .

Semoga tulisan pendek ini dapat membangkitkan semangat Indonesia mu, karena jika kamu mau Indonesia seperti negara-negara maju, itu adalah tugas kita semua sebagai warga Indonesia untuk bisa membawa negara kita dapat sejajar dengan negara-negara maju itu, dan untuk dapat membawa harum nama Indonesia di manca negara.

Comments

  1. Replies
    1. Thank you mba. Tadinya mau nulis fakta, tapi risetnya lama, jadinya cuma opini aja ahahahahahaaa.......glad you enjoyed it ;)

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Hutang Indonesia yang ga Karuan itu...

Sepertinya saya harus menulis sekarang karena sudah terlalu lama tidak berbagi, dan lagi-lagi saya terlibat debat yang agak membuat saya sedikit kesal dengan kolega saya di kantor. Sebenarnya sepele, tetapi kolega saya ini tidak memaparkan fakta-fakta yang ada – yaa bisa lah disamain sama pak Trump yang kerjaannya cuma berkoar-koar tapi isinya nol dan tidak solutif. Perdebatan ini dimulai dengan diskusi santai mengenai keadaan ekonomi global dan juga domestik. Pada saat itu saya berkomentar bahwa setelah Federal Reserve Amerika Serikat (AS) menaikkan suku bunga acuan Fed Fund Rate , sepertinya dollar akan menguat dan pasar saham Indonesia akan sedikit melemah (tapi ternyata saya salah besar – yaaa…….nama juga memprediksi ya, kan bukan dukun juga ;P ). Kemudian saya juga berkomentar mengenai perusahaan pemeringkat kredit dari AS, Standard & Poor (S&P) yang kemungkinan akan menaikkan peringkat Indonesia Sovereign Bond menjadi investment grade – dari BBB- ke BBB. Saya berkat...

Sinarmas Bank Q2 Review

Despite lower net income compare the same period last year, Sinarmas have increased revenue by 41% yoy and increased its credit funds flow by 20% in the first half of 2014 where they aim to have 30% growth by the end of 2014. Operating expense increased by 45% yoy and COGS also increased by 48% which resulting a lower net income in 2Q 2014. In spite of all the increase in outflow and decreased in Net, Sinarmas claimed that the Loan to Value regulation does not impact their business operations in Credit automobile sector because most of the credit holder are those who buys cars instead of motorcycle, which have less risk. Sinarmas will also open 1,000 new branch office starting 2016 to support the growth of the company. With its massive growth in revenue, Sinarmas Bank seems to have a promising future. With relative small ROE of 3% in 2Q2014, it is still a cheap buy for those looking for a long term investment. Keep in mind that it is still a small cap company, and it is not as l...

A&Co July Result

After 3 months beating the market constantly, the Jakarta Stock Index (JKSE) finally beat our portfolio by 0.87%, not much, but it is still a disappointment. The grey line represents the abnormal return (Portfolio return - Index return) of the portfolio. Despite that, we made 74% from BSIM, and officially sold it on the 21st of July when the price suddenly jump 20% in just one day - which we thought a little bit weird and looks like it's going to be a rough ride going forward - hence we let it go. Despite the weird action, BSIM was one of our top stock, its monthly average was 19.92%, whereas its median is 0%, LITERALLY 0%, the high average is due to the sharp movement of 20% in one day. Our second top stock is ELSA, this stock also had a weird sharp movement on 13th of July, it jump to 58% in just one day, almost double in just one day. Unlike BSIM though, ELSA has a fairly high liquidity, thus we weren't very surprise on the big movement, and still have big hope with ELS...